Skip to main content

Bapak di Subulussalam Ini Butuh Uluran Tangan untuk Biaya Pengobatan

Subulussalam – Seorang bapak lima orang anak bernama Asrudi Ariyanto (47) warga Desa Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk membiayai pengobatan penyakit yang dideritanya.

Bapak Asrudi didiagnosa oleh dokter mengalami penyakit gangguan penyumbatan pasokan darah (stroke). Ia saat ini hanya bisa terbaring sakit karena tak memiliki biaya berobat ke rumah sakit.

Windi (20), anak ketiga bapak Asrudi mengungkapkan, karena tak memiliki biaya, sang bapak saat ini hanya bisa terbaring lemas tanpa daya di tempat tidur, karena sakit yang ia derita.

“Bapak dulu bekerja sebagai tukang reparasi mobil (bengkel), namun karena penyakit yang dideritanya, kini hanya bisa berbaring lemah di atas ranjang tempat tidurnya,” kata Windi kepada Acehglobalnews, Sabtu (4/2/2023).

Diceritakannya, sang bapak sudah sakit sejak April 2019 silam sebelum bulan Ramadhan. Mulai saat itu hingga sekarang keadaannya tidak kunjung membaik. “Bahkan kondisi bapak semakin memburuk, saat ini untuk duduk saja bapak tidak bisa,” imbuh Windi.

Ia menambahkan, program Baitul Mal Kota Subulussalam sebesar Rp300/bulan sungguh sangat membantu. “Alhamdulillah, bantuan yang diberikan Baitul Mal sangat membantu kami untuk membeli obat dan kebutuhan bapak yang lainnya,” ucapnya.

Windi berharap program ini hendaknya terus berlanjut, sebab sangat membantu masyarakat, terkhusus masyarakat yang mengalami hal yang serupa. Ia juga mendo’akan agar para muzakki yang berzakat ke Baitul Mal Subulussalam, Allah SWT mepermudahkan usaha mereka dan rezekinya.

“Semoga kedepan Baitul Mal Kota Subulussalam tambah maju, dan juga semoga seluruh pegawai, serta pengurusnya, Allah permudahkan segala urusan,” tuturnya.

Karena penyakit diderita oleh orang tuanya tersebut, Windi sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan untuk meringankan beban mereka, apalagi obat-obatan yang dibutuhkan sang bapak juga sangat mahal harganya.

Disamping biaya hidup, Windi juga mempunyai seorang adik berusia 9 tahun yang kini juga masih membutuhkan biaya sekolah. “Gaji saya kadang tidak cukup, meski pun sudah dibantu dari saudara-saudara saya dan sedikit dari Baitul Mal,” ungkapnya dengan nada sedih. (*)

Editor : Salman

Artikel Bapak di Subulussalam Ini Butuh Uluran Tangan untuk Biaya Pengobatan pertama kali tampil pada Aceh Global News.



source https://www.acehglobalnews.com/daerah/bapak-di-subulussalam-ini-butuh-uluran-tangan-untuk-biaya-pengobatan/

Comments

Popular posts from this blog

H Marwan Resmi Dilantik sebagai Kakanmenag Kota Subulussalam

Subulussalam , AcehGlobalNews – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam resmi dijabat H Marwan Z, SAg, MM setelah prosesi pelantikan di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Kamis (17/11/2022). Prosesi pelantikan Marwan dan sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh dilakukan Menteri Agama RI yang diwakili Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal, SAg, MAg Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kota Subulussalam, Jamhuri SHi membenarkan kabar tersebut. Dia mengucapkan selamat bertugas kepada Kakanmenag Kota Subulussalam yang baru dilantik. Menurutnya, penunjukan H Marwan sangat tepat. Pasalnya, H Marwan di Kemenag Kota Subulussalam bukan sosok baru. Kiprahnya dalam birokrasi terutama di Kemenag Kota Subulussalam sudah tidak diragukan. Berbagai jabatan pernah diembannya dengan sukses. “Penunjukkan beliau sangat tepat. Karier dan pengalaman beliau di birokrasi mumpuni. Kami ucapkan selamat bertugas kepada Kakanmenag yang baru saja dil...

Kemenko Polhukam Inisiasi Pertemuan Pemerintah Aceh dan Sumut Finalkan Status Empat Pulau

DENPASAR, AcehGlobalNews — Pemerintah Aceh Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghadiri Forum Koordinasi dan Konsultasi dalam Rangka Pembahasan Permasalahan Status Kepemilikan Empat Pulau (Pulau Mangkir Gadang/Besar, Pulau Mangkir Ketek/Kecil, Pulau Lipan dan Pulau Panjang) di Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi Aceh) dengan Kabupaten Tapanuli Tengah (Provinsi Sumatera Utara). Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai tindak lanjut dari beberapa surat yang dilayangkan oleh Gubernur Aceh, yang meminta untuk dilakukannya fasilitasi penyelesaian sengketa 4 pulau dan garis batas laut antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. Hadir dalam acara tersebut Tim Pusat yang terdiri dari Kemenko Marves, ATR/BPN, Pushidrosal dan BIG. Sedangkan dari Tim Aceh dihadiri Asisten 1 Sekda Aceh, Karo Pemotda, Karo Hukum, Ka DKP, Katopdam IM & Kabid survey BPN Aceh serta Asisten 1 Sekda Aceh Singkil. Dan Tim Sumut dihadiri ...

Ini Besaran Pagu Dana Desa Tahun 2023 Per Gampong di Abdya

Blangpidie, AcehGobalNews – Alokasi Dana Desa (DD) yang akan digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencapai hingga Rp 113 milyar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 111 milyar. Hal tersebut berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 201/PMK.07/2022, tentang pengelolaan dana desa yang diperoleh AcehGlobalNews, Sabtu (24/12/2022). Pada PMK tersebut, jumlah total pagu dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Abdya pada tahun 2023 sebesar Rp 113.155.818.000. Sementara tahun 2022, hanya sebesar Rp 111.846.686.000. Jumlah pagu dana desa dalam 152 desa (gampong) di Kabupaten Abdya pada lampiran PMK tersebut bervariasi mulai dari angka terkecil Rp 600 juta hingga Rp 1 milyar lebih per gampong. Penentuan jumlah dana desa dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula. Alokas...