Skip to main content

Polres Aceh Barat Beberkan Pengungkapan Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2022

Meulaboh, AcehGlobalNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika diberbagai wilayah di Kabupaten Aceh Barat selama setahun terakhir.

Dari data yang masuk, pengungkapan kasus narkotika mulai Januari hingga Desember 2022 sebanyak 712,97 gram sabu dan 18.585,2 gram Ganja dengan 50 orang tersangka laki-laki dan 1 orang tersangka perempuan.

Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Fachmi Suciandy, merincikan untuk pengungkapan kasus narkoba pada Januari sebanyak 36,59 sabu dan 966,97 gram Ganja dengan 6 tersangka. Februari 13,64 gram sabu dan 870,82 gram Ganja dengan 8 tersangka.

Kemudian, Maret 192,18 gram sabu-sabu dengan 8 tersangka. April 5 gram sabu-sabu dari 4 orang tersangka. Mei 415.07 gram sabu dengan 4 tersangka.

Selanjutnya, untuk Juni ada 12,97 gram sabu-sabu dengan 3 orang tersangka. Juli 2,39 gram sabu-sabu dengan 2 tersangka. Agustus 22,76 gram sabu 4 orang tersangka.

Kemudian untuk bulan September kasus narkoba yang diungkap sebanyak 3,47 gram sabu dan dari 6 orang tersangka. Oktober 3,16 gram sabu dan 247,41 gram Ganja dari 4 tersangka.

“Untuk November kita kembali mengungkap peredaran sabu sebanyak 5,74 gram dari 1 tersangka,” kata Iptu Fachmi.

Dirinya juga menambahkan, bahwa untuk pengungkapan kasus narkoba pada Desember 2021 ada sekitar 16.500 gram ganja dengan 1 orang tersangka.

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif untuk membantu kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba di wilayah hukum Polres Aceh Barat,” tutur Kasat. (*)



source https://www.acehglobalnews.com/berita/polres-aceh-barat-beberkan-pengungkapan-kasus-narkotika-sepanjang-tahun-2022/

Comments

Popular posts from this blog

Ini Besaran Pagu Dana Desa Tahun 2023 Per Gampong di Abdya

Blangpidie, AcehGobalNews – Alokasi Dana Desa (DD) yang akan digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencapai hingga Rp 113 milyar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 111 milyar. Hal tersebut berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 201/PMK.07/2022, tentang pengelolaan dana desa yang diperoleh AcehGlobalNews, Sabtu (24/12/2022). Pada PMK tersebut, jumlah total pagu dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Abdya pada tahun 2023 sebesar Rp 113.155.818.000. Sementara tahun 2022, hanya sebesar Rp 111.846.686.000. Jumlah pagu dana desa dalam 152 desa (gampong) di Kabupaten Abdya pada lampiran PMK tersebut bervariasi mulai dari angka terkecil Rp 600 juta hingga Rp 1 milyar lebih per gampong. Penentuan jumlah dana desa dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula. Alokas...

terrarium moss color African terrarium violet growing violets

You are viewing material about african violet growing in a terrarium If you are searching about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase you've visit to the right page. We have 1 Pics about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase like african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase and also african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase. Here you go: African Violet Growing In A Terrarium | African Violets, Glass Vase www.pinterest.com From the image source www.pinterest.com, you can see the beauty of the picture.African terrarium violet growing violets. African violet growing in a terrarium.Have you become tired of your desktop wallpaper or the wallpaper on your mobile device? Because we spend so much time on our computers and android devices, it's wonderful to have a variety of attractive backgrounds to look at. We've compiled a list of websites ...

Kemenko Polhukam Inisiasi Pertemuan Pemerintah Aceh dan Sumut Finalkan Status Empat Pulau

DENPASAR, AcehGlobalNews — Pemerintah Aceh Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghadiri Forum Koordinasi dan Konsultasi dalam Rangka Pembahasan Permasalahan Status Kepemilikan Empat Pulau (Pulau Mangkir Gadang/Besar, Pulau Mangkir Ketek/Kecil, Pulau Lipan dan Pulau Panjang) di Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi Aceh) dengan Kabupaten Tapanuli Tengah (Provinsi Sumatera Utara). Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai tindak lanjut dari beberapa surat yang dilayangkan oleh Gubernur Aceh, yang meminta untuk dilakukannya fasilitasi penyelesaian sengketa 4 pulau dan garis batas laut antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. Hadir dalam acara tersebut Tim Pusat yang terdiri dari Kemenko Marves, ATR/BPN, Pushidrosal dan BIG. Sedangkan dari Tim Aceh dihadiri Asisten 1 Sekda Aceh, Karo Pemotda, Karo Hukum, Ka DKP, Katopdam IM & Kabid survey BPN Aceh serta Asisten 1 Sekda Aceh Singkil. Dan Tim Sumut dihadiri ...