Skip to main content

IMM Abdya Minta Pj Bupati Lanjutkan Pembangunan Pasar Modern

Blangpidie, AcehGlobalNews – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menilai pembangunan pasar modern yang terletak di Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie beberapa tahun sebelumnya mangkrak agar bisa dilanjutkan kembali.

“Kami menilai proyek pembangunan pasar modern yang mangkrak layak untuk dibangun kembali,” kata Ketua Umum PC IMM Abdya, Riko Juanda dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (2/12/2022).

Ia menyebut, proyek tersebut pernah dimenangkan oleh PT. Proteknika Jasa Pratama yang beralamat di Jakarta dengan nilai penawaran Rp58.681.800.000.

“Pembangunan pasar modern yang bersumber dari APBK Abdya tahun 2016 dan 2017 sampai hari ini belum dapat digunakan, sehingga negara berpotensi dirugikan dengan cost anggaran yang tidak sedikit,” ungkap Riko.

Menurut Riko, pasar modern mesti dilanjutkan kembali pembangunannya, karena mengingat kepadatan yang terjadi di pasar Blangpidie dan kerap mengakibatkan kemacetan lalulintas.

“Jika kita lihat pasar di Blangpidie itu sudah padat dan tidak beraturan lagi, seperti kondisi di jalan H Ilyas setiap hari macet dan masyarakat yang melintas sangat susah berjalan,” katanya.

Maka itu, IMM Abdya mendesak Pemerintah Kabupaten Abdya agar fokus membangun kembali pasar modern yang sudah menghabiskan anggaran puluhan milyar itu. Apalagi lokasi pembangunannya juga sudah ditumbuhi semak belukar.

“Kami juga mendesak Bapak Pj Bupati Abdya agar segera menindak-lanjuti pasar modern yang sempat terhenti ini. Karena masa bapak Pj tidak terlalu lama, sudah saatnya bapak harus memprioritaskan salah satu kebutuhan yang memang ini harus diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Abdya,” pinta Riko. (Red)



source https://www.acehglobalnews.com/daerah/imm-abdya-minta-pj-bupati-lanjutkan-pembangunan-pasar-modern/

Comments

Popular posts from this blog

Ini Besaran Pagu Dana Desa Tahun 2023 Per Gampong di Abdya

Blangpidie, AcehGobalNews – Alokasi Dana Desa (DD) yang akan digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencapai hingga Rp 113 milyar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 111 milyar. Hal tersebut berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 201/PMK.07/2022, tentang pengelolaan dana desa yang diperoleh AcehGlobalNews, Sabtu (24/12/2022). Pada PMK tersebut, jumlah total pagu dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Abdya pada tahun 2023 sebesar Rp 113.155.818.000. Sementara tahun 2022, hanya sebesar Rp 111.846.686.000. Jumlah pagu dana desa dalam 152 desa (gampong) di Kabupaten Abdya pada lampiran PMK tersebut bervariasi mulai dari angka terkecil Rp 600 juta hingga Rp 1 milyar lebih per gampong. Penentuan jumlah dana desa dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula. Alokas...

terrarium moss color African terrarium violet growing violets

You are viewing material about african violet growing in a terrarium If you are searching about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase you've visit to the right page. We have 1 Pics about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase like african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase and also african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase. Here you go: African Violet Growing In A Terrarium | African Violets, Glass Vase www.pinterest.com From the image source www.pinterest.com, you can see the beauty of the picture.African terrarium violet growing violets. African violet growing in a terrarium.Have you become tired of your desktop wallpaper or the wallpaper on your mobile device? Because we spend so much time on our computers and android devices, it's wonderful to have a variety of attractive backgrounds to look at. We've compiled a list of websites ...

Kemenko Polhukam Inisiasi Pertemuan Pemerintah Aceh dan Sumut Finalkan Status Empat Pulau

DENPASAR, AcehGlobalNews — Pemerintah Aceh Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghadiri Forum Koordinasi dan Konsultasi dalam Rangka Pembahasan Permasalahan Status Kepemilikan Empat Pulau (Pulau Mangkir Gadang/Besar, Pulau Mangkir Ketek/Kecil, Pulau Lipan dan Pulau Panjang) di Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi Aceh) dengan Kabupaten Tapanuli Tengah (Provinsi Sumatera Utara). Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai tindak lanjut dari beberapa surat yang dilayangkan oleh Gubernur Aceh, yang meminta untuk dilakukannya fasilitasi penyelesaian sengketa 4 pulau dan garis batas laut antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. Hadir dalam acara tersebut Tim Pusat yang terdiri dari Kemenko Marves, ATR/BPN, Pushidrosal dan BIG. Sedangkan dari Tim Aceh dihadiri Asisten 1 Sekda Aceh, Karo Pemotda, Karo Hukum, Ka DKP, Katopdam IM & Kabid survey BPN Aceh serta Asisten 1 Sekda Aceh Singkil. Dan Tim Sumut dihadiri ...