Skip to main content

Drama Adu Penalti, Kroasia Singkirkan Jepang di Piala Dunia 2022

AcehGlobaNews – Timnas Kroasia sukses melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2022 usai menyingkirkan wakil Asia, Jepang pada piala dunia 2022.

Kroasia berhasil melumpuhkan tim Samurai lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam 90 menit waktu normal plus 30 menit babak tambahan.

Dalam partai babak 16 besar yang digelar di di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Senin (5/12/2022) malam WIB, Timnas Jepang sempat unggul lebih dulu lewat gol Daezen Maeda pada menit ke-44.

Skor 1-0 untuk Jepang hingga wasit meniupkan peluit berakhirnya babak pertama.

Pada pertandingan babak kedua antara Jepang vs Kroasia semakin lebih menarik karena kedua tim saling jual beli serangan.

Kroasia kemudian menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol sundulan spektakuler Ivan Perisic yang berhasil membobol gawang Jepang yang dikawal Shuichi Gonda.

Setelah berbagai kesempatan di sisa babak kedua, skor imbang 1-1 tetap bertahan di akhir pertandingan. Jepang vs Kroasia pun lanjut ke babak tambahan.

Skor imbang 1-1 sepanjang 90 menit plus waktu tambahan 30 menit membuat laga Jepang vs Kroasia harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Kiper Dominik Livakovic menjadi pahlawan kemenangan bagi Kroasia setelah menggagalkan tendangan tiga penalti Timnas Jepang. Sementara, Kroasia hanya gagal mengeksekusi penalti lewat Marko Livaja.

Skor penalti 3-1 atas Jepang mengantarkan Kroasia lolos ke perempat final Piala Dunia 2022.

Penendang Penalti

Jepang:
Takumi Minamino (Gagal)
Kaoru Mitoma (Gagal)
Takuma Asano (Gol)
Maya Yoshida (Gagal)

Kroasia:
Nikola Vlasic (Gol)
Marcelo Brozovic (Gol)
Marko Livaja (Gagal)
Mario Pasalic (Gol).



source https://www.acehglobalnews.com/piala-dunia-2022/drama-adu-penalti-kroasia-singkirkan-jepang-di-piala-dunia-2022/

Comments

Popular posts from this blog

Ini Besaran Pagu Dana Desa Tahun 2023 Per Gampong di Abdya

Blangpidie, AcehGobalNews – Alokasi Dana Desa (DD) yang akan digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencapai hingga Rp 113 milyar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 111 milyar. Hal tersebut berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 201/PMK.07/2022, tentang pengelolaan dana desa yang diperoleh AcehGlobalNews, Sabtu (24/12/2022). Pada PMK tersebut, jumlah total pagu dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Abdya pada tahun 2023 sebesar Rp 113.155.818.000. Sementara tahun 2022, hanya sebesar Rp 111.846.686.000. Jumlah pagu dana desa dalam 152 desa (gampong) di Kabupaten Abdya pada lampiran PMK tersebut bervariasi mulai dari angka terkecil Rp 600 juta hingga Rp 1 milyar lebih per gampong. Penentuan jumlah dana desa dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula. Alokas...

terrarium moss color African terrarium violet growing violets

You are viewing material about african violet growing in a terrarium If you are searching about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase you've visit to the right page. We have 1 Pics about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase like african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase and also african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase. Here you go: African Violet Growing In A Terrarium | African Violets, Glass Vase www.pinterest.com From the image source www.pinterest.com, you can see the beauty of the picture.African terrarium violet growing violets. African violet growing in a terrarium.Have you become tired of your desktop wallpaper or the wallpaper on your mobile device? Because we spend so much time on our computers and android devices, it's wonderful to have a variety of attractive backgrounds to look at. We've compiled a list of websites ...

Kemenko Polhukam Inisiasi Pertemuan Pemerintah Aceh dan Sumut Finalkan Status Empat Pulau

DENPASAR, AcehGlobalNews — Pemerintah Aceh Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghadiri Forum Koordinasi dan Konsultasi dalam Rangka Pembahasan Permasalahan Status Kepemilikan Empat Pulau (Pulau Mangkir Gadang/Besar, Pulau Mangkir Ketek/Kecil, Pulau Lipan dan Pulau Panjang) di Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi Aceh) dengan Kabupaten Tapanuli Tengah (Provinsi Sumatera Utara). Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai tindak lanjut dari beberapa surat yang dilayangkan oleh Gubernur Aceh, yang meminta untuk dilakukannya fasilitasi penyelesaian sengketa 4 pulau dan garis batas laut antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. Hadir dalam acara tersebut Tim Pusat yang terdiri dari Kemenko Marves, ATR/BPN, Pushidrosal dan BIG. Sedangkan dari Tim Aceh dihadiri Asisten 1 Sekda Aceh, Karo Pemotda, Karo Hukum, Ka DKP, Katopdam IM & Kabid survey BPN Aceh serta Asisten 1 Sekda Aceh Singkil. Dan Tim Sumut dihadiri ...