Skip to main content

GRAM: Pj Walikota Lhokseumawe Jangan Asyik Gusur PKL, Sarang Walet Ilegal Dibiarkan

Lhokseumawe, AcehGlobalNews.com — Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM), meminta Pj. Walikota Lhokseumawe, buka mata lebar-lebar dalam mengambil kebijakan, dan jangan cuma asik gusur pedagang kaki lima, sementara sarang walet ilegal yang jelas-jelas berbahaya dan dapat menyebabkan penyakit dibiarkan.

“Pedagang di kaki lima itu mereka hanya cari makan bukan cari kaya, yang perlu di tertibkan saat ini sarang walet ilegal yang mengusik warga dan sangat membahayakan lingkungan,” ucap Azhar selaku Ketua GRAM, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, berdasarkan peneliti burung dari lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ), menyebutkan sangat bahaya Sarang burung walet yang terletak di tengah-tengah pemukiman warga, hal ini sama seperti sarang walet yang saat ini ada di tengah-tengah Kota Lhokseumawe.

Tentunya dapat menimbulkan Penyakit yang disebarkan melalui air liur, napas dan kotoran walet, orang yang terkena virus dari burung walet biasanya merasa pusing, lemas dan lelah. Penyakit yang ditimbulkan sangat berbahaya, jika virus tersebut menyerang saraf orang tersebut bisa menjadi lumpuh. Ungkap Lembaga LIPI Nurjito dalam acara orientasi wartawan konservasi satwa liar (Owaka) 2008 di Bogor, akhir pekan lalu seperti yang dilansir media GridHITS.Id

Sementara itu, Azhar mempertanyakan apakah Pj Walikota Lhokseumawe hanya berani dengan Wong cillik saja karna dianggap lemah dan takut pada pengusaha walet apa karna mereka dianggap kuat dan memiliki banyak uang? ataukah ada menerima setoran dari hasil walet pengusaha tersebut? Apakah hanya karna pedagang kaki lima tidak sanggup memenuhi setoran makanya di gusur sana sini ???

“Pedagang kaki lima hanya cari makan bukan cari kaya serta tidak berbahaya tetapi digusur Pemerintah Kota Lhokseumawe, sementara sarang burung walet yang jelas-jelas merusak lingkungan dan membahayakan warga dibiarkan begitu saja, perlu dipertanyakan ada apa dengan PJ Walikota Lhokseumawe?,” ujarnya penuh tanda tanya.

“Jangan hanya gara-gara pengusaha sarang walet cari kaya, Pemerintah Kota Lhokseumawe membiarkan rusak lingkungan dan membahayakan kesehatan warga,” pungkasnya. (*)



source https://www.acehglobalnews.com/daerah/gram-pj-walikota-lhokseumawe-jangan-asyik-gusur-pkl-sarang-walet-ilegal-dibiarkan/

Comments

Popular posts from this blog

Ini Besaran Pagu Dana Desa Tahun 2023 Per Gampong di Abdya

Blangpidie, AcehGobalNews – Alokasi Dana Desa (DD) yang akan digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencapai hingga Rp 113 milyar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 111 milyar. Hal tersebut berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 201/PMK.07/2022, tentang pengelolaan dana desa yang diperoleh AcehGlobalNews, Sabtu (24/12/2022). Pada PMK tersebut, jumlah total pagu dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Abdya pada tahun 2023 sebesar Rp 113.155.818.000. Sementara tahun 2022, hanya sebesar Rp 111.846.686.000. Jumlah pagu dana desa dalam 152 desa (gampong) di Kabupaten Abdya pada lampiran PMK tersebut bervariasi mulai dari angka terkecil Rp 600 juta hingga Rp 1 milyar lebih per gampong. Penentuan jumlah dana desa dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula. Alokas...

terrarium moss color African terrarium violet growing violets

You are viewing material about african violet growing in a terrarium If you are searching about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase you've visit to the right page. We have 1 Pics about african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase like african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase and also african violet growing in a terrarium | African violets, Glass vase. Here you go: African Violet Growing In A Terrarium | African Violets, Glass Vase www.pinterest.com From the image source www.pinterest.com, you can see the beauty of the picture.African terrarium violet growing violets. African violet growing in a terrarium.Have you become tired of your desktop wallpaper or the wallpaper on your mobile device? Because we spend so much time on our computers and android devices, it's wonderful to have a variety of attractive backgrounds to look at. We've compiled a list of websites ...

Cot Jeurat Raih Juara I Posyandu Terbaik Tingkat Kecamatan

“Alhamdulillah jumlah pengunjung posyandu semakin meningkat, rata-rata diatas 60 orang setiap bulannya,” sebut Syarifuddin. Blangpidie – Posyandu Desa Cot Jeurat, meraih juara I Posyandu terbaik Tahun 2022 di tingkat Puskesmas Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Penghargaan posyandu terbaik itu berupa piagam penghargaan yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Cot Jeurat pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 pada 15 Desember 2022 lalu. Keuchik Gampong (Kades) Cot Jeurat, Syarifuddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Puskesmas yang telah memilih desanya sebagai penyelenggara kegiatan posyandu terbaik di Kecamatan Blangpidie. [Foto] Suasana kegiatan posyandu desa Cot Jeurat, Kecamatan Blangpidie, Abdya, Jum’at (17/2/2023). (AcehGlobalNews/SALMAN) “Saya juga mengucapkan terimakasih kepada para Kader Posyandu dan PKK atas prestasi ini, semoga kita terus saling bahu membahu, berkerjasama menyukseskan kegiatan posyandu di desa agar menjad...